Macromedia

April 28, 2008

Macromedia

Tipe : sudah tidak ada lagi(bagian dari adobe systems,inc)

Didirikan : California (1992)

Letak : Kantor pusat di San Fransisco California

Industri : Perangkat lunak computer

Produk : Macromedia Flash, Fireworks, Dreamwaver,dll

Situs : www.macromedia.com

Macromedia adalah sebuah perusahaan perangkat lunak yang bergerak di bidang grafis dan pengembangan web. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1992 dan telah berkembang pesat pada tahun 1990-an dan 2000-an. Pada Desember 2005 Macromedia diakuisisi salah satu perusahaan saingannya, Adobe Systems, tetapi Adobe sementara ini masih tetap menggunakan nama Macromedia pada sejumlah programnya.

Macromedia didirikan pada taun 1992 melalui merger antara Authorware Inc. (perusahaan pembuat Authorware) dan MacroMind-Paracomp (perusahaan pembuat Macromind Director). Hingga pertengahan 1990-an, Macromedia Director yang digunakan untuk memproduksi CD-ROM dan kios-kios informasi masih merupakan produk unggulan Macromedia, namun seiring meningkatnya popularitas World Wide Web Macromedia menciptakan Shockwave, sebuah plugin Director bagi penjelajah web serta pada tahun 1996 mengakuisisi dua perusahaan berorientasi web, FutureWave Software (yang membuat FutureSplash Animator – yang kemudian berkembang menjadi Flash) dan iBand Software (pembuat perangkat lunak authoring HTML – yang digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan Dreamweaver).

Tahun 2001 Macromedia mengakuisisi Allaire, yang mengembangkan ColdFusion sebelum pada akhirnya pada tahun 2005 Macromedia sendiri dibeli oleh Adobe.

Program-program Macromedia


Adobe PhotoShop

April 28, 2008

Adobe Photoshop

Pengembang : Adobe Syestems

Versi Terakhir : CS2(9.0.2)/13 September 2006

Tanggal Preview : CS3 beta (10.0)/15 September 2006

Sistem Operasi : Mac OS X,Microsoft Windows

Jenis : Editor gambar raster

Situs Web : adobe.com/product/photoshop

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS, versi sembilan disebut Photoshop CS2 dan demikian seterusnya.

Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver.

Fitur

Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.

Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop, .PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat digunakan untuk membuat menu dan tombol (button) DVD.

Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna:

Versi terbarunya, yang dirilis pada tahun 2005, adalah versi 9. Program ini dipasarkan dengan nama “Photoshop CS2.” “CS” merefleksikan integrasi produk Photoshop dengan aplikasi “Creative Suite buatan Adobe dan disebut “2″ karena program ini adalah versi rilis ke-2 sejak Adobe mengintegrasikan kedua produknya. Ada beberapa pada tambahan pada Photoshop CS2 seperti multiple layer selecting dan “warp,” versi kurva dari transform tool dan color replacement tool, yang sebelumnya hadir sebagai plug-in 8BF.

Untuk para penggemar fotografi, Adobe menyediakan filter “reduce grain” (mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang diambil pada kondisi kekurangan cahaya. Untuk “memperjelas” perbedaan produk CS dengan produk-produk Photoshop sebelumnya, Adobe menghilangkan lambang mata Photshop, yang dipresentasikan dalam bentuk yang berbeda-beda sejak versi 3 sampai versi 7. Photshop CS dan CS2 kini menggunakan bulu sebagai ikon dan bentuk identifikasinya.

Versi beta Photoshop CS3 telah dirilis untuk pengguna CS2 pada tanggal 15 Desember 2006. Berbeda dengan Photoshop CS dan CS2 yang menggunakan bulu sebagai logonya, Logo untuk edisi ketiga ini berbentuk tipografi, dengan huruf ‘Ps’ berwarna putih dan berlatar belakang biru-gradien.

Camera RAW 3.x

Versi terakhirnya dilengkapi dengan Adobe Camera RAW, sebuah plugin yang dikembangkan oleh Thomas Knoll yang dapat membaca beberapa format file RAW dari kamera digital dan mengimpornya langsung ke Photoshop. Versi awal RAW plugin ini juga tersedia untuk Photoshop 7.0.1 dengan tambahan biaya $99 USD.

Secara Photoshop adalah sebuah program penyunting gambar standar industri yang ditujukan untuk para profsional raster grafik, harga yang ditawarkan pun cukup tinggi; kira-kira US$600. Keadaan ini memancing beberapa programer untuk merancang peralatan grafik (graphics tools) dengan harga yang lebih terjangkau. Untuk menghadapi persaingan ini, dan untuk menghadapi pembajakan produknya, Adobe memperkenalkan Photoshop Elements, sebuah versi lain dari Photoshop yang lebih minimalis, dengan harga terjangkau; di bawah US$100. Produk ini ditujukan untuk pengguna rumahan dan menghilangkan beberapa fitur profesional.

File formats

Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:

  • .PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
  • .PSB’ adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
  • .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe.

Dampak terhadap industri

Pengembangan manipulasi gambar digital banyak mempengaruhi industri fotografi. Pengembangan tersebut menciptakan seni pengolah gambar (photo retouching) dan mengubah cara kerja: produk yang biasanya hanya dapat diciptakan oleh fotografer profesional selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari, kini dapat diproduksi oleh seniman amatir sekalipun. Manipulasi gambar digital telah menyumbang begitu banyak hal kepada dunia fotografi dengan memungkinkan manipulasi yang awalnya sulit atau bahkan tak mungkin. Photoshop berperan besar dalam perkembangan dunia digital saat ini.

Pada masa revolusi fotografi digital di tahun 90-an, Photoshop menjadi standar di dunia industri. Banyak fotografer yang menggunakan program ini untuk mengoptimalkan hasil akhir foto yang mereka ciptakan.

Dengan kehadiran tablet grafik, terutama dari Wacom, program seperti Adobe Photoshop dan Corel Painter semakin dibutuhkan untuk menciptakan gambar orisinal. Dengan menggunakan pressure sensitive tablet dapat meningkatkan efek paint brush, eraser, atau tool lainnya. Tablet digunakan secara global oleh para ilustrator komik profesional, arsitek, seniman studio, dan lainnya. Bahkan ILM, perusahaan spesial efek yang berperan dalam produksi film Star Wars, menggunakan tablet yang dikombinasikan dengan Photoshop untuk mengoptimalkan hasil-produksinya.

Kebudayaan

Kata Photoshopping muncul sebagai sebuah neologisme, yang berarti “menyunting sebuah gambar”, meskipun pengolahan gambar itu sendiri tidak menggunakan Photoshop sebagai programnya (sama seperti Google yang saat ini dapat digunakan sebagai kata kerja). Adobe discourages use of the term [1] out of fear that it will undermine the company’s trademark. The term photoshop is also used as a noun referring to the altered image.

Photoshopping gambar untuk tujuan humor menjadi populer dikalangan anggota beberapa website seperti Something Awful dan Fark. Kontes Photoshop juga menjadi sebuah tradisi bagi para pengguna software ini.

Muncul juga istilah “Photoshop abis!” yang terkadang digunakan juga untuk “merendahkan” suatu gambar yang terlalu banyak diolah, sehingga berbeda jauh dari gambar aslinya.

Pengembangan

Kakak-beradik Thomas dan John Knoll memulai pengembangan Photoshop di tahun 1987. Versi 1 dirilis oleh Adobe pada tahun 1990. Versi awal Photoshop yang diberi nama “Knoll Software” dirilis sebelum kerjasama dengan Adobe resmi dibuat. Photoshop versi pertama ini berukuran 1.4 MB. Lebih jauh, aplikasi Photoshop 0.63 lengkap dengan manual online dapat disimpan dalam disket dan bahkan masih menyisakan 200kb disk space bebas.


Corel

April 28, 2008

Corel

Corel adalah perusahaan pembuat perangkat lunak komputer. Produk Corel yang paling terkenal adalah Corel Draw, sebuah perangkat lunak yang dibuat untuk gambar vektor atau pembuatan vektor. Corel menyediakan paket dalam penjualan perangkat lunaknya, yaitu Corel Graphic Suite, yang didalamnya terdiri dari Corel Draw, Corel R.A.V.E, Corel PhotoPaint, Corel Trace, Corel Capture, Corel update, Font Navigator, dan SB profiler. Perusahan Corel didirikan tahun 1985 dan memiliki markas di Ottawa, Kanada.Berdasarkan data, pengguna produk Corel telah mencapai lebih dari 40 juta dan produk Corel telah dijual di lebih dari 75 negara. Perusahaan yang menjadi saingan Corel adalah Adobe.

Daftar Produk Corel (versi terbaru saat ini)

  • ActiveCGM
  • Animation Shop 3
  • Bitstream Font Navigator
  • Corel Capture
  • Corel DESIGNER Professional 12
  • Corel DESIGNER Technical Suite 12
  • CorelDRAW X3
  • Corel Grafigo 2
  • Corel KnockOut 2
  • Corel KPT Collection
  • Corel Paint Shop Pro Photo XI
  • Corel Painter Essentials 3
  • Corel Painter IX – Education Edition
  • Corel Painter IX.5
  • Corel Painter X
  • Corel Photo Album 6
  • Corel PhotoPaint
  • Corel R.A.V.E
  • Corel Snapfire Plus
  • Corel Trace
  • Corel Update (program pengecek update semua program Corel)
  • Corel Ventura 10
  • Corel WordPerfect Office X3 Home Edition
  • Corel WordPerfect Office X3 Professional
  • Corel WordPerfect Office X3 Standard
  • Corel WordPerfect Office X3 Student & Teacher
  • CorelDRAW Graphics Suite X3 (paket program-program)
  • Corel-Yahoo! Toolbar (untuk browser internet)
  • Duplexing Wizard
  • iGrafx
  • Mondello/NT
  • OfficeReady Templates
  • Paint Shop Pro Photo Art Suite
  • SB profiler
  • Visual Creation Studio Pro
  • WinZip 11.0
  • WinZip Family The ZIP file Utility for Windows
  • WordPerfect MAIL
  • WordPerfect-Yahoo! Toolbar
  • Xtras – Creative Edition
  • Xtras – Photo Album Templates


Instalasi PHP

April 28, 2008

:: Instalasi PHP, MySQL, Apache

Apache merupakan webserver yang paling banyak digunakan saat ini .

menurut survey netcraft, apache digunakan pada lebih dari 62 %

webserver di internet. Hal ini disebabkan oleh beberapa sebab , di

antaranya adalah karena sifatnya yang opensource dan mudahnya

mengkostumisasikannya . diantaranya dengan menambahkan support secure

protocol melalui ssl dan konektifitasnya dengan database server melalui

bahasa scripting PHP .



catatan : sebenarnya php dapat diinstall pada berbagai macam webserver

,tetapi dipercaya memiliki kemampuan \’lebih\’ pada webserver apache.



Asumsi



Anda telah paham perintah-perintah dasar *NIX.

Anda memiliki paket development yang cukup untuk melakukan kompilasi ini.

paket-paket itu antara lain:

ANSI-C Compiler , gcc / egcs

GNU make

bison

perl 5

gzip



Persiapan

Sebelum melakukan instalasi , tentu saja kita membutuhkan file-file

yang akan diinstall . pada saat artikel ini ditulis , stable version

terakhir (pada saat artikel ini diupdate) dari file-file yang

diperlukan adalah :



Apache — http://www.apache.org/dist/apache_1.3.26.tar.gz

Mod_SSL — http://www.modssl.org/source/mod_ssl-2.8.10-1.3.26.tar.gz

OpenSSL — http://www.openssl.org/source/openssl-0.9.6g.tar.gz

MySQL — http://www.mysql.com/Downloads/MySQL-3.23/mysql-3.23.52.tar.gz

PHP — http://www.php.net/distributions/php-4.2.3.tar.gz



Untuk kemudahan , semua file itu didownload dalam satu direktori

temporer , dengan menggunakan user \’root\’ demi menghindari masalah

permission . disini kami menggunakan direktori /tmp/download . anda

bisa menempatkannya di direktori manapun sesuai keinginan anda .

Rencana

Pertama kali , kita akan melakukan instalasi MySQL dan memastikannya

bekerja . kemudian melakukan instalasi PHP , dan modssl . Dan terakhir

memastikan semuanya berjalan dengan baik . Perlu di catat bahwa :

/usr/local/apache

/usr/local/mysql

/usr/local/ssl

adalah direktori dimana kami menginstal Apache, MySQL, dan OpenSSL

.Anda dapat merubah direktori itu dengan menambahkan \”prefix\” pada

saat konfigurasi .


Keterangan: Warna hijau menunjukan output yang keluar dari sistem ,

sedangkan warna merah merupakan variabel yang mungkin berbeda pada

mesin anda !

MySQL

Mengekstrak file tarball mysql , dan melakukan \’configure\’ di dalam direktory hasil ekstrak

# cd /tmp/download/

# tar -zxvf mysql-3.23.52.tar.gz

# cd mysql-3.23.52

# ./configure –prefix=/usr/local/mysql –with-segala-optionnya

Melakukan kompilasi untuk membentuk binary mysql , dan menginstall nya pada direktori yang kita kehendaki

# make

# make install

Membuat tabel-tabel dasar mysql , dan menjalankan MySQL daemon :

# scripts/mysql_install_db

# cd /usr/local/mysql/bin

# ./safe_mysqld &

Merubah password admin mysql , secara default root MySQL tidak memiliki password , hal yang sangat berbahaya .

# ./mysqladmin -u root password \’PaSSwOrdBarU\’

Memeriksa hasil instalasi mysql

Pada saat instalasi tadi , telah terbentuk dua buah database pada mysql

anda. Yaitu database mysql yang berisi data-data yang mengontrol

database, user, password , database permission, dan hal-hal utama lain.

Serta database test . Pada artikel kali ini kita akan berlatih pula

membuat database , yang disini diberi nama test2

# mysql -u root -p

Enter password:

Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or g.

Your MySQL connection id is 1 to server version: 3.23.52

Type \’help\’ for help.

mysql> show databases;

+ —————– +

| Database |

+ —————– +

| mysql |

| test |

+ —————– +

2 rows in set (0.00 sec)

mysql> create database test2;

Query OK,

1 row affected (0.02 sec)

Memasuki database test2 , kemudia membentuk tabel baru bernama books,

dengan fields : fields 1 bernama \’id\’ , berupa integer dengan panjang

maksimal 3. fields 2 bernama \’name\’ berupa karakter dengan panjang

maksimal 50. Dengan id sebagai kunci utama untuk dasar pencarian dan

indexing .

CATATAN : perintah-perintah MySQL tidak \’case sensitive\’ seperti

halnya perintah-perintah *nix . sehingga CREATE dan cReAtE merupakan

perintah yang sama .

mysql> use test2;

Database changed

mysql> CREATE TABLE books (

-> id int(3) not null auto_increment,

-> name char(50) not null,

-> unique(id),

-> primary key(id)

-> );

Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)



Memeriksa tabel hasil buatan kita.



mysql> show tables;

+—————–+

| Tables_in_test2 |

+—————–+

| books |

+—————–+

1 row in set (0.00 sec)

mysql> describe books;

+——-+———-+——+—–+———+—————-+

| Field | Type | Null | Key | Default | Extra |

+——-+———-+——+—–+———+—————-+

| id | int(3) | | PRI | NULL | auto_increment |

| name | char(50) | | | | |

+——-+———-+——+—–+———+—————-+

2 rows in set (0.00 sec)



Sekarang menambahkan data berupa dua buah judul buku , yaitu \’PHP 4

Newbies\’ dan \’RedHat Linux 6 Server\’ pada tabel \’books\’.



mysql> INSERT INTO books (name) values(\’PHP 4 Newbies\’);

Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> INSERT INTO books (name) values(\’RedHat Linux 6 Server\’);

Query OK, 1 row affected (0.00 sec)



Kita bisa melihat hasilnya dengan command \’select\’



mysql> SELECT * from books;

+—-+————————————–+

| id | name |

+—-+————————————–+

| 1 | PHP 4 Newbies |

| 2 | Red Hat Linux 6 Server |

+—-+————————————–+

2 rows in set (0.00 sec)



Adanya penambahan angka di fields id di atas secara otomatis merupakan hasil dari pembuatan fields dengan \’auto_increment\’.

Anda bisa menghapus data dengan perintah \’delete\’



mysql> delete from books where id=1;

Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> select * from books;

+—-+———————————–+

| id | name |

+—-+———————————–+

| 2 | Red Hat Linux 6 Server |

+—-+———————————–+

1 row in set (0.00 sec)



Cukup permainan dengan mysql , kita lanjutkan dengan yang lainnya .



PHP

Untuk melakukan instalasi PHP , anda membutuhkan source apache yang

sudah di \’configure\’ . karena itu , kita persiapkan dulu source

apachenya .



# cd /tmp/download

# tar -zxvf apache_1.3.26.tar.gz

# cd apache_1.3.26

# ./configure



Cukup . biarkan apache sampai disini . instalasi apache akan dilakukan nanti setelah semuanya beres .



# cd ..

# tar -zxvf php-4.2.3.tar.gz

# cd php-4.2.3



Melakukan \’configure\’ pada php . ingatlah untuk selalu melihat

./configure –help setiap kali melakukan kompilasi untuk melihat

option-option yang mungkin akan anda kehendaki ( seperti support imap ,

mcrypt ,mcal , dan masih banyak lagi ). instalasi seperti tertulis di

sini hanya melibatkan apache dan mysql .



# ./configure –with-mysql=/usr/local/mysql

> –with-xml

> –with-apache=../apache_1.3.26

> –enable-track-vars

# make

# make install

Kemudian copy file php.ini-dist menuju /usr/local/lib. Secara default,

php akan membaca file konfigurasi pada dir ini kecuali anda beri option

–with-config-file-path=/dir pada saat instalasi :


# cp php.ini-dist /usr/local/lib/php.ini

OpenSSL

# cd ..

# tar -zxvf openssl-0.9.6g.tar.gz

# cd openssl-0.9.6g

#./config shared –prefix=/usr/local/ssl –openssldir=/usr/local/ssl/openssl

# make

# make test

# make install

mod_ssl

# cd ..

# tar -zxvf mod_ssl-2.8.10-1.3.26.tar.gz

# cd mod_ssl-2.8.10-1.3.26

# ./configure –with-apache=../apache_1.3.26 –with-ssl=/usr/local/ssl

Apache

# cd ../apache_1.3.26

# ./configure

> –enable-module=ssl

> –activate-module=src/modules/php4/libphp4.a

> –enable-module=php4

[...ditambah semua option yang anda inginkan...]

# make

Sekarang anda dapat membuat sertifikat ssl anda sendiri. Dengan option

custom, Anda akan menjumpai pertanyaan-pertanyaan untuk keperluan

sertifikat \’sementara\’ ini, sertifikat ini sudah cukup memadai untuk

keperluan enkripsi . tapi jika anda ingin membuat usaha e-commerce ,

anda memerlukan sertifikat yang dibuat oleh perusahaan semacam Verisign

(http://www.verisign.com).

# make certificate TYPE=custom

Dan akhirnya , menginstall apache .

# make install

Saatnya untuk mengedit httpd.conf untuk mengaktifkan fungsi php pada

apache kita . pada prefix ini , file httpd.conf akan ditemukan pada

/usr/local/apache/conf/ Jika anda memakai prefix anda sendiri,

seharusnya anda tau lokasinya :) cari bagian dari httpd.conf seperti

dibawah ini . ( bagian .php3 ditambahkan sendiri untuk kompabilitas

backward dengan php3, anda juga dapat menambahkan extensi lain yang

anda inginkan ).

>

> # And for PHP 4.x, use:

> #

AddType application/x-httpd-php .php .php3

AddType application/x-httpd-php-source .phps

>

Test hasil instalas

Pertama kita lakukan test apache tanpa menghidupkan support ssl :

# cd /usr/local/apache/bin

# ./apachectl configtest

Syntax OK

# ./apachectl start

./apachectl start: httpd started

Buka browser anda , dan test dengan membuka http://localhost/ atau

http://127.0.0.1/, atau dengan ip/host komputer anda jika berhasil anda

akan mendapatkan browser memperlihatkan halaman test apache yang

berisikan \”selamat atas berhasilnya instalasi apache anda\”. anda bisa

merubah tampilan\’situs\’ anda ini dengan mengganti file di

/usr/local/apache/htdocs, atau dimanapun root document anda , bisa

diliat pada httpd.conf bagian DocumentRoot.

Buat satu file pada tempat yang terjangkau pada web, dengan ekstensi

PHP yang telah anda \’daftarkan\’ pada httpd.conf sebagai file yang

akan ditangani mod_php , yang berisi :

Hal ini bisa dilakukan dengan perintah sederhana

# echo \”\” > /usr/local/apache/htdocs/test.php

dan arahkan browser anda pada http://localhost/test.php. Jika berhasil

, anda akan mendapatkan halaman berisi data-data tentang system , php

beserta semua \’kemampuannya\’ ( pastikan mysql ada disana ), dan

tentang apache anda . Jika hasilnya tidak demikian , anda diizinkan

mengulang lagi bacaan ini dari atas :) .

Kemudian matikan apache anda dan hidupkan kembali dengan mengaktifkan ssl.

# /usr/local/apache/bin/apachectl stop

/usr/local/apache/bin/apachectl stop: httpd stopped

# /usr/local/apache/bin/apachectl startssl

/usr/local/apache/bin/apachectl startssl: httpd started

Untuk melihat keberhasilan instalasi ssl ini , arahkan kembali browser

anda pada ip/host anda dengan merubah protokol menjadi https,

https://localhost/. Jika anda menggunakan netscape, netscape akan

mengeluarkan dialog box yang berisi peringatan bahwa anda menuju

halaman secure dengan sertifikat yang tidak dikenal. Secara default ,

netscape hanya mengenali sertifikat yang dikeluarkan oleh perusahaan

resmi semacam VeriSign atau Thawte. Kenalkanlah netscape dengan

sertifikat buatan anda sendiri jika anda menghendakinya .

Tambahan :

Menghidupkan dan merestart apache dengan ssl diaktikan akan berbeda

dengan dengan tidak mengaktifkannya . Anda akan dihadapkan pada suatu

prompt yang meminta passphrase yang anda tulis pada saat membuat

sertifikat. Hal ini dikarenakan file server.key yang terenskripsi untuk

alasan keamanan. Jika anda tidak menghendaki hal ini, karena cukup

merepotkan jika harus selalu menulis passphrase saat startup dan

menyebabkan apache tidak bisa di hidupkan dengan support ssl secara

otomatis pada saat anda melakukan rebooting mesin , anda bisa melakukan

dekripsi file server.key .

# cd /usr/local/apache/conf/ssl.key

# mv server.key server.key.asli

# /usr/local/ssl/bin/openssl rsa -in server.key.asli -out server.key

Pastikan server.key baru anda yang sudah tidak terenkripsi ini tetap aman

# chmod 400 server.key

Anda bisa merestart kembali apache anda dengan option startssl, tanpa perlu menulis passphrase lagi.

Konektifitas PHP dan MySQL

Kita akan melihat konektifitas php-mysql dengan membuat skrip php yang

akan memanggil database mysql . Dibawah ini adalah contoh skrip

sederhana untuk memeriksa hal terse

Hal yang sama juga bisa anda dapatkan dengan menggabungkan tag-tag php dengan html biasa .


Jika anda membuka skrip ini lewat browser anda , akan didapatkan tabel serupa ini :








Dasar Pemrograman Java

April 28, 2008

Dasar Pemrograman Bahasa Java

  1. Setting Path dan ClassPath

Setelah anda menginstal software pengembang program Java yaitu SDK,

setelah itu anda diharapkan untuk menyeting path dan classpath dari

software Java tersebut. Hal ini diharapkan agar pada saat booting akan

mencari direktori yang ada untuk file target. Misalkan anda menginstal

pada dirktori default yaitu c:jdk.1.2.2bin maka anda harus mengetikkan

perintah sebagai berikut pada file autoexec.bat (pada window 9x) karena

file ini yang akan dieksekusi pada saat booting. Dan untuk sistem

operasi seperti window 2000 atau Xp kita harus mengesetnya pada

environment variabelnya.
PATH=C:jdk.1.2.2bin
Setelah anda mengeset path maka anda diharapkan juga untuk mengeset

ClassPath yaitu class-class lain yang digunakan oleh program Java.

Perintah untuk menyeting ClassPath adalah sebagai berikut :
SET CLASSPATH=.;C:jdk1.2.2libtools .jar;

2. Aturan Dasar

Sebelum kita mencoba untuk membuat program berbasis Java, kita harus

memperhatikan sejumlah aturan umum dari penggunaan sintaks bahasa Java :

Java bersifat case-sensitive. Jadi saat anda mengetikkan kode Java,

anda harus berhati-hati untuk menggunakan huruf besar dan kecil dengan

benar.

Secara umum, Java mengabaikan spasi kosong. Spasi kosong terdiri dari

karakter yang tidak muncul pada layar, seperti spasi, tab, baris baru,

dll. Seperti yang digunakan dalam pemformatan text.

Tanda {} adalah simbol pengelompokkan dalam Java. Mereka menandai awal dan akhir dari program.

Setiap pernyataan Java diakhiri dengan simbol ;.

Komentar ditandai dengan // yang membuat komentar pada satu baris saja

dan tanda /* — */ yang membuat komentar lebih dari satu baris

3. Mengkompilasi dan menjalankan program

Untuk menkompilasi sebuah program yang berekstensi .java kita

menggunakan program yang disebut javac.exe. Jika tidak terdapat

kesalahan pada program maka kompiler akan menghasilkan sebuah file

dengan ekstensi .class pada direktori yang sama dengan direktori file

.java tersebut. Misalnya kita ingin mengkompile file Hello.java maka

pada command prompt kita ketikan :

C:javac Hello.java

Jika tidak ada pesan kesalahan maka akan dihasilkan file yaitu

Hello.class. Untuk menjalankan file ini maka kita gunakan program

java.exe yaitu program yang digunakan untuk menjalankan program-program

Java. Misal setelah dihasilkan file Hello.class maka kita ketikkan

perintah berikut pada command prompt :

C:java Hello

Pada program java.exe tersebut terdapat 2 macam option yaitu :

java [nama file] untuk menjalankan program-program berekstensi .class

java –jar [nama file] untuk menjalankan program-program berekstensi .jar

4. Tipe Data

Ada empat macam tipe data sederhana yang dapat kita gunakan dalam program Java yaitu :

a. Integer : Terdiri dari int, short, byte, dan long.

b. Angka floating point : terdiri dari float dan double.

c. Karakter : Menyimpan satu karakter

d. Boolean : Bernilai True atau False.

5. User Interface

Pada dasarnya bahasa pemrograman Java itu berbasis text. Sedangkan JVM

tidak dapat dilihat kita hanya dapat menghidupkannya seperti pada saat

menjalankan program dengan perintah java, dan biasanya untuk menulis

source code dari java kita menggunakan program – program text editor

seperti Notepad (Window) dan KWrite (Linux). Tetapi sebenarnya pada

saat sekarang sudah banyak IDE yang dapat digunakan untuk membantu

pembuatan program dengan Java antara lain VisualAge for Java, Java

Studio, dan Jbuilder.

6. Deklarasi Variabel

Untuk mendeklarasikan sebuah variabel kita harus menentukan nama dan

tipe data yang akan digunakan. Sebagai contoh kita deklarasikan sebuah

variabel yang bertipe integer :

int num1;

Pada program Java memperbolehkan mendeklarasikan sejumlah variabel yang

memiliki tipe data yang sama dengan memisahkan nama variabel

menggunakan koma, contohnya :

int num1, num2, num3 ;

Anda juga dapat mendeklarasikan variabel dengan memasukkan inisialisasinya. Sebagai contoh :

float radius=1,22 ;

Dan juga dapat dideklarasikan sejumlah variabel dan memberikan inisialisasi pada variabel-variabel yang anda inginkan :

int num1=10, num2, num3, num4=20 ;

Pada Java string bukan merupakan tipe data sederhana melainkan sebuah

kelas. Pada kelas string terdapat fungsi-fungsi untuk melakukan

manipulasi pada string tersebut. Penggunaan string adalah sebagai

berikut :

String myName = “Agus Sugianto”;

Salah satu contoh penggunaan fungsi pada kelas string adalah sebagai berikut :

String myName = “Agus Sugianto”
System.out.println(“Panjang karakter myName adalah” + myName.length());

7. Operator – Operator Java
Operator adalah symbol khusus untuk operasi aritmatik, assignment

(tugas-tugas) dengan bentuk yang bervariasi, increment(naik) dan

decrement(turun), dan logika. Disini saya akan memberikan beberapa

contoh operator dalam Java antara lain :

a. Operator Aritmatika

Operator ini digunakan untuk operasi matematika. Contoh dari operator  ini adalah +, -, *, %, dan /

b. Operator Perbandingan

Operator ini digunakan untuk membandingkan nilai dari 2 buah data

maupun variabel. Contoh dari operator ini adalah ==, !=, < ,

><=, >=

c. Operator bitwise

Operator ini digunakan untuk operasi bit. Contoh dari variabel ini adalah &, |, ^, <<, >>, ~


Belajar MySQL untuk pemula

April 28, 2008

8 Hal Yang Harus Diketahui Programer Pemula Tentang MySQL

PHP+MySQL. Siapa yang tidak tahu bahwa duo sejoli ini adalah pasangan
terpopular di dunia open source, bahkan di seluruh Internet. PHP telah
menggeser Perl sebagai bahasa pilihan dalam membuat aplikasi Web,
terutama bagi pemula. Dan PHP hampir selalu bersanding dengan MySQL;
90–95%+ skrip PHP di http://www.hotscripts.com/ mungkin bertuliskan
“membutuhkan PHP dan MySQL”. Buku-buku PHP, termasuk untuk pemula,
tidak akan dipandang afdol kalau belum membahas MySQL. Dan programer
PHP, lambat atau cepat, mau atau tidak mau, pasti akan harus mengakrabi
software database yang satu ini.

Sayangnya, banyak programer sudah bermain-main dan memakai MySQL secara
live di situs produksi, padahal masih asing sama sekali dengan konsep
database relasional. Bahkan sebetulnya MySQL juga banyak memiliki
kekurangan dalam hal fitur SQL. Sehingga programer PHP tidak bisa
memahami dan memanfaatkan kekuatan penuh database relasional + SQL.
Buat Anda para programer pemula yang memang masih awam dengan MySQL dan
konsep database pada umumnya, tidak perlu minder atau khawatir. Di
dunia IT yang bergerak serba cepat ini memang ada terlalu banyak hal
yang harus dipelajari. Dan kebanyakan jadinya dipelajari sambil jalan,
sambil dipraktikkan. Ketika mulai membangun CMS untuk satunet.com tahun
1999 pun, saya hanya punya skill terbatas tentang SQL: hanya tahu
SELECT, UPDATE, DELETE, CREATE TABLE, dan DROP TABLE. Apa itu JOIN,
bagaimana mengubah skema tabel, bagaimana mendesain database yang baik
dan ternormalisasi, semuanya masih blank. Dan semua harus dipelajari
sambil jalan. Tapi toh akhirnya semua baik-baik saja.

Lewat artikel ini kita akan membahas hal-hal dasar apa yang perlu
diketahui agar bisa memakai MySQL dengan efektif dan efisien. Mari kita
mulai dengan hal nomor satu:

1. Tabel MySQL bukanlah array

Programer PHP atau Perl tentu saja familiar dengan array dan hash, yang
biasanya dipakai untuk menyimpan sekumpulan data terkait. Sebagian dari
mereka yang tidak familiar dengan MySQL akan cenderung menganalogikan
tabel database dengan array/hash (tepatnya, array of array atau array 2
dimensi). Tabel dipandang sama seperti sebuah array, hanya saja bisa
berukuran besar sekali dan persisten (disimpan di disk).
Cara pandang ini tidak sepenuhnya salah, karena toh dalam mengambil
record dari tabel biasanya ditampung ke dalam variabel array/hash.
Hanya saja, cara pandang ini kadang-kadang membuat programer PHP
melakukan sesuatu seperti:

$res = mysql_query(“SELECT * FROM t1″);$rows = array();while ($row =
mysql_fetch_row($res)) $rows[] = $row;echo “Jumlah record di tabel t1 =
“, count($rows);

atau membuat tabel seperti:

CREATE TABLE t2 ( f0 INT UNSIGNED PRIMARY KEY AUTO_INCREMENT, f1 INT
UNSIGNED, f2 VARCHAR(5), f3 VARCHAR(200), f4 VARCHAR(200), f5 BLOB);

Apa yang salah dengan kode PHP pertama di atas, yang bertujuan mencari
jumlah record dalam sebuah tabel? Si programer, yang terlalu terobsesi
menganggap tabel MySQL sebagai sebuah array, mencoba membangun dulu
arraynya dengan mengisi satu-persatu elemen dari hasil query agar
nantinya bisa menggunakan fungsi array count(). Masalahnya, bagaimana
kalau jumlah record ada 100 ribu? 1 juta? 10 juta? Bukan itu saja,
selesai di-count() variabel $rows langsung dibuang lagi! Padahal, ada
cara yang jauh lebih efisien:

SELECT COUNT(*) FROM t1

Hasil querynya hanyalah sebuah record saja, tak peduli berapa pun ukuran tabel t1.
Lalu apa yang salah dengan kode SQL kedua? Si programer Perl, dalam hal
ini, terobsesi ingin mengambil tiap record di tabel dengan fungsi DBI
$sth->fetchrow_array(

@row = $sth->fetchrow_array();print $row[0]; # f0print $row[1]; # f1print $row[2]; # f2# …

Enak bukan? Elemen ke-0 berisi nilai field f0, elemen ke-1 field f1,
dst. Masalahnya, kemudahan ini mengorbankan nama field yang menjadi
sangat tidak deskriptif. Belum lagi kalau tabel perlu diubah dengan
menyisipkan field-field lain di antara field yang sudah ada. Atau
field-field lama perlu dihapus. Semuanya akan menjadi mimpi buruk.

Sebagian pembaca mungkin geleng-geleng kepala. Apa benar ada programer
PHP dan Perl yang melakukan kedua hal di atas? Percaya deh, ada. Saya
pernah harus ketiban getah memaintain tabel dengan nama field kriptik
seperti ini.

2. Bahasa SQL dan Fungsi-Fungsi MySQL

MySQL adalah database SQL bukan? Sayangnya, programer PHP pemula kadang
terbatas sekali pengetahuan SQL-nya. Padahal, untuk menggunakan
database MySQL dengan efektif, ia tidak boleh malas mempelajari bahasa
kedua, yaitu SQL. Jika tidak belajar SQL, maka ada kemungkinan Anda
akan melakukan hal-hal seperti:
$res = mysql_query(“SELECT * FROM bigtable”);while ($row =
mysql_fetch_assoc($res)) { if ($row['age'] >= 40) { echo “Ditemukan
kustomer yang berusia lebih dari 40 tahun!\n”; break; }}

Apa salah kode di atas? Si programer PHP mencoba mensimulasikan klausa
WHERE SQL dengan melakukan pengujian kondisi di kode PHP. Padahal, yang
seharusnya dilakukan adala
SELECT * FROM bigtable WHERE age >= 40

Ini amat mengirit trafik client/server karena tidak semua record harus dikirimkan dari MySQL ke program PHP And
Sebagian pembaca mungkin geleng-geleng kepala. Apa benar ada programer PHP yang seperti ini? Percaya deh, ada.

SQL sudah menyediakan cara untuk menyortir data, memformat tampilan,
mengelompokkan dan memfilter record, dsb. MySQL juga terkenal banyak
menyediakan fungsi-fungsi, mulai dari manipulasi tanggal, angka,
string, dsb. Kenali SQL dan fungsi-fungsi MySQL; jangan duplikasikan
ini semua di PHP sebab akan lebih efisien jika dilakukan di level MySQ
Ini contoh lain programer PHP yang tidak memanfaatkan fasilitas dari MySQL:

$res = mysql_query(“SELECT * FROM customers”);while ($row =
mysql_fetch_assoc($res)) { # format semula yyyy-mm-dd…
preg_match(“/(\d\d\d\d)-(\d\d?)-(\d\d?)/”, $row[date], $matches); # …
dan ingin dijadikan dd/mm/yyyy $tanggal =
“$matches[3]/$matches[2]/$matches[1]“; echo “Nama=$row[name], Tanggal
lahir=$tanggal
\n”;}
Padahal MySQL sudah menyediakan fungsi pemformatan dan manipulasi tanggal

$res = mysql_query(“SELECT name, DATE_FORMAT(date,’%d-%m-%Y’) as
tanggal “. “FROM customers”);while ($row = mysql_fetch_assoc($res)) { #
tidak perlu capek-capek manipulasi string lagi… echo
“Nama=$row[name], Tanggal lahir=$row[tanggal]
\n”;}

Poin no. 2 ini kedengarannya klise, tapi, seperti nasihat Inggris bilang: know thy tools.


Cara Menghitung IP Addres

April 28, 2008

Cara Menghintung IP(Internet Protocol) Address
Apa itu IP Address ?
IP address (versi 4) tersusun atas bilangan biner (0 dan 1) sepanjang 32 bit (binary digit) yang terbagi atas empat segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 bit. Artinya memiliki nilai desimal 0 (00000000) sampai 255 (11111111). Jadi secara kasar dapat disimpulkan bahwa jumlah alamat yang bisa dipakai oleh komputer di seluruh dunia yang terhubung ke internet sebanyak 32 bit (walaupun ada IP tertentu yang tidak dipakai dengan alasan khusus). Untuk mempermudah pembacaan, alamat IP tersebut biasanya dituliskan dalam bilangan desimal misalnya 192.168.1.10. Struktur alamat IP dibagi menjadi dua bagian yaitu Network ID dan Host ID. Sesuai namanya, Network ID berfungsi mengidentifikasi pada jaringan mana suatu komputer berada, sementara Host ID berfungsi mengidentifikasi suatu komputer (host) pada suatu jaringan.

Kelas-Kelas IP Address dan Cara Menghitungnya
IP address dibagi menjadi lima kelas, A,B,C,D,E. IP address yang dipakai secara umum dibagi dalam 3 kelas, sementara 2 kelas lainnya dipakai untuk kepentingan khusus. Ini untuk memudahkan pendistribusian IP address ke seluruh dunia.

Istilah –Istilah IP Address:
-> Network ID (Net-ID)
Adalah IP address yang menunjukkan Nomor Jaringan (identitas segmen)
Contoh :
1. Sebuah segmen dengan IP range 192.168.1.0 – 192.168.1.63 (contoh) netmask 255.255.255.192maka Net-ID nya adalah 192.168.1.0.
2. Sebuah jaringan dengan IP range 192.168.2.16 – 192.168.2.31/28 netmask 255.255.255.240 maka Net-ID nya adalah 192.168.2.16
Note : Net-ID adalah IP pertama dari sebuah segmen. Dalam implementasinya IP ini tidak dapat digunakan pada sebuah host.
-> IP Broadcast
Adalah IP address yang digunakan untuk broadcast. Dari contoh di atas maka IP Broadcast nya adalah 192.168.1.63 .
Note : IP Broadcast adalah IP terakhir dari sebuah segmen (kebalikan dari Net-ID). Dalam implementasinya IP ini juga tidak dapat digunakan pada sebuah host.
-> Subnet Mask (Netmask)
Adalah angka binner 32 bit yang digunakan untuk :
• membedakan Net-ID dan Host-ID
• menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar
Contoh: 255.255.255.192
-> Prefix
Adalah penulisan singkat dari sebuah Netmask.
Contoh :Netsmasknya :255.255.255.192(bilangan desimal) ,
bilangan binernya : 11111111.11111111.11111111.11000000
lalu hitung bilangan biner yang nilainya ‘1’ bukan ‘0’ =26 berarti Prefix-nya 26
maka prefix nya adalah 26 maka menuliskan prefix-nya 192.168.1.0/26
-> Jumlah IP yang tersedia
Adalah jumlah IP address yang tersedia dalam sebuah segmen (blok). Dari contoh di atas maka Jumlah IP yang tersedia sebanyak 64 (192.168.1.0 – 192.168.1.63) jangan lupa ‘0’ dihitung
Note : Dalam implementasinya tidak semua IP yang tersedia dapat digunakan karena ada 2 IP yang akan digunakan sebagai Net-ID dan Broadcast..
-> Jumlah Host
Adalah jumlah dari IP address yang dapat dipakai dalam sebuah segmen. Dari contoh di atas maka jumlah host-nya adalah 62 (192.168.1.0 – 192.168.1.63). IP 192.168.1.0 sebagai Net-ID dan 192.168.1.63 sebagai Broadcast-nya.Jadi jumlah host yang bisa digunakan 192.168.1.1-192.168.1.62

-> IP Public
Adalah IP address yang dapat dikenali di jaringan internet.
Contoh :
202.95.144.4, 64.3.2.45, 4.2.2.1 dst
Note : IP Public akan kita dapatkan jika kita berlangganan Leased Line.
-> IP Private
Adalah IP address yang hanya dapat dikenali di jaringan local (LAN).
Contoh :
192.168.1.1, 192.168.0.5, 192.168.10.200 dst
Note : IP Private dapat kita gunakan semau kita untuk membangun LAN tanpa harus berlangganan Internet seperti Leased Line.
Kelas A :
- Format : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh
- Bit pertama : 0
- Panjang Network ID : 8 bit
- Panjang Host ID : 24 bit
- Byte pertama : 0 – 127
- Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx
- Jumlah IP : 16.777.214 IP address pada tiap kelas A
Note : 0 dan 127 dicadangkan, 0.0.0.0 dan 127.0.0.0 biasanya dipakai untuk localhost.
IP address kelas ini diberikan kepada suatu jaringan yang berukuran sangat besar.
Cara Menghitungnya:
IP itu mulai dari 0(nol).Kombinasi angka tersebut adalah untuk netmask 255.0.0.0 yang apabila di konversi ke Bilangan Biner adalah 11111111.00000000.00000000.00000000. Kita ambil 24 bit terakhir yaitu .00000000.00000000. 00000000 ubah ‘0’ menjadi ‘1’ berarti 11111111.11111111. 11111111 lalu ubah menjadi bilangan decimal =16.777.215 .
maka:
1. Jumlah IP yang kita miliki (tersedia) sebanyak 16.777.215 nomor
2. Netmask yang harus dipakai adalah 255.0.0.0
3. Kita dapat menuliskan IP tersebut 1.0.0.0/8 dengan 8 sebagai nilai prefix-nya.
4. Jumlah segmen yang terbentuk :
1.0.0.0 – 1.255.255.255
1.0.0.0 (sebagai Net-ID)
1.255.255.255(sebagai broadcast)
1.0.0.1 – 1.255.255.254(jumlah host-nya)
5. Jumlah IP yang dapat dipakai untuk host sebanyak 16.777.214 setelah dikurangi dengan Net-ID dan Broadcast .
Kelas B:

Format : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh
2 bit pertama : 10
Panjang Network ID : 16 bit
Panjang Host ID : 16 bit
Byte pertama : 128 – 191
Range IP : 128.0.xxx.xxx sampai 191.255.xxx.xxx
Jumlah IP : 65.534 IP address pada tiap kelas B
IP address kelas ini diberikan kepada jaringan dengan ukuran sedang-besar
Cara Menghitungnya:
IP itu mulai dari 0(nol).Kombinasi angka tersebut adalah untuk netmask 255.255.0.0 yang apabila di konversi ke Bilangan Biner adalah 11111111.11111111.00000000.00000000. Kita ambil 16 bit terakhir yaitu .00000000.00000000 ubah ‘0’ menjadi ‘1’ berarti 11111111.11111111 lalu ubah menjadi bilangan decimal=65.535.maka:
1 Jumlah IP yang kita miliki (tersedia) sebanyak 65.535 nomor
2 Netmask yang harus dipakai adalah 255.255.0.0
3 Kita dapat menuliskan IP tersebut 128.9.0.0/16 dengan 16 sebagai nilai prefix-nya.
4 Jumlah segmen yang terbentuk :
128.9.0.0 – 128.255.255.255
128.9.0.0 (sebagai Net-ID)
128.9.255.255(sebagai broadcast)
128.9.0.1 – 128.9.255.254(jumlah host-nya)
5 Jumlah IP yang dapat dipakai untuk host sebanyak 65.534 setelah dikurangi dengan Net-ID dan Broadcast .
Kelas C :
Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh
3 bit pertama : 110
Panjang Network ID : 24 bit
Panjang Host ID : 8 bit
Byte pertama : 192 – 223
Range IP : 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx
Jumlah IP : 254 IP address pada tiap kelas C
IP kelas ini dialokasikan untuk jaringan berukuran kecil.
Cara Menghitungnya :
IP itu mulai dari 0(nol).Kombinasi angka tersebut adalah untuk netmask 255.255.255.128 yang apabila di konversi ke Bilangan Biner adalah 11111111.11111111.11111111.10000000. Kita ambil 8 bit terakhir yaitu:10000000.
Apabila pada kolom pertama di beri nilai ‘1′ dan yg lainnya bernilai ‘0′( .10000000 )=128 (bilangan desimal)
Maka: IP yang tersedia:255-192=63
1 Jumlah IP yang kita miliki (tersedia) sebanyak 64 nomor dari 0 sampai 63
2 Netmask yang harus dipakai adalah 255.255.255.192
3 Kita dapat menuliskan IP tersebut 192.168.1.0/26 dengan 26 sebagai nilai prefix-nya.
4 Jumlah segmen yang terbentuk :
192.168.1.0 – 192.168.1.63
192.168.1.0 (sebagai Net-ID)
192.168.1.63(sebagai broadcast)
192.168.1.1 – 192.168.1.62(jumlah host-nya)
5 Jumlah IP yang dapat dipakai untuk host sebanyak 62 setelah dikurangi dengan Net-ID dan Broadcast .
Kelas D:
IP kelas D digunakan sebagai alamat multicast yaitu sejumlah komputer memakai bersama suatu aplikasi. Contohnya adalah aplikasi real-time video conference yang melibatkan lebih dari dua host, seperti yang diadakan di ITB dalam program SOI (School on Internet) bersama beberapa universitas di Asia. Ciri IP kelas D adalah 4 bit pertamanya 1110.
Kelas E:
IP kelas E (4 bit pertama 1111) dialokasikan untuk keperluan eksperimental.

Tak ada gading yang tak retak. Manusia mana ada yang sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat diharapkan dari berbagai pihak.


Jaringan Komputer

April 28, 2008

Jaringan komputer
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:
• Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
• Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
• Akses informasi: contohnya web browsing
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Klasifikasi Berdasarkan skala :
• Local Area Network (LAN)
• Metropolitant Area Network (MAN)
• Wide Area Network (WAN)
Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
• Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

• Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.


Topologi Jaringan

April 28, 2008

Topologi jaringan
Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 5 kategori utama seperti di bawah ini.
• Topologi bintang
• Topologi cincin
• Topologi bus
• Topologi mesh
• Topologi pohon
Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna.

Topologi bintang

Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
Kelebihan
• Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
• Tingkat keamanan termasuk tinggi.
• Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
• Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
Kekurangan
• Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.
Penanganan
• Perlunya disiapkan node tengah cadangan.

Topologi cincin
Topologi cincin adalah topologi jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.
Topologi bus
Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan. Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).

TOPOLOGI MESH
Topologi ini merupakan hubungan antar sentral penuh .Junlah saluran yang disediakan untuk membentuk jaringan mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1.
Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang teerpasang.
Disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
Topologi merupakan teknologi khusus yang tidak dapat dibuat dengan pengkabelan, karana system yang rumit.Namun dengan teknologi ini sangat memungkinkan untuk diwujudkan.

TOPOLOGI TREE
Tidak semua stasiun mempunyai kedudukan yang sama.Stasiun yang kedudukannya lebih tinggi mengusai stasiun dibawahnya, sehingga jaringan sangat tergantung ada stasiun yang kedudukannya lebih tinggi dan kedudukan stasiun yang sama.